Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Jokowi : Banjir dan Macet masih jadi prioritas...

Oleh Admin 22-06-2013 07:26:40

Jokowi: Banjir dan Macet Masih Jadi Prioritas

  

BERITAJAKARTA.COM — 22-06-2013 14:00
Untuk kali pertama, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta dalam rangka HUT ke-486 Kota Jakarta. Berbagai harapan disampaikan untuk kemajuan Jakarta dan kesejahteraan warganya.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berharap, Kota Jakarta akan terus maju dan bergerak menjadi kota metropolitan yang dinamis. Di awal kepemimpinannya, kata Jokowi, pihaknya berharap dalam beberapa tahun ke depan dapat menuntaskan masalah macet dan banjir yang hingga kini masih menghiasai wajah ibu kota. "Tidak mungkin kota sebesar ini statis. Kota Jakarta harus terus bergerak sehingga terus maju. Macet dan banjir itu yang saya harapkan bisa tuntas. Saat ini, konsentrasi kita masih ke sana dan saya kita itu semua sudah dimulai," ujar Jokowi, usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI Jakarta dalam rangkat HUT ke-486 Kota Jakarta, Sabtu (22/6).

Dikatakan Jokowi, untuk program penanggulangan banjir, normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur akan terus ditingkatkan pelaksanaannya. Sehingga nantinya sungai-sungai yang mengalir di ibu kota dapat kembali bersih dan dapat berfungsi mencegah banjir.  

Diakui Jokowi, hingga kini masih banyak permasalahan infrastruktur yang belum bisa diselesaikan sehingga belum dapat membebaskan ibu kota dari masalah banjir dan macet. Karena itu, pihaknya berharap, perbaikan infrastrukur itu dapat segera diselesaikan. Meski begitu, Jokowi pun meminta warrga Jakarta untuk bersabar, karena pembangunan yang dilakukan tidak bisa dilakukan dengan cepat. "Kami tentu inginnya cepat. Tapi kan tidak mungkin dalam waktu tiga minggu rampung. Tetapi, sekali lagi ada program yang bisa dipercepat, tapi ada juga harus melalui tahapan proses dan waktu," kata Jokowi mengingatkan.

Selain pembangunan infrastruktur, kata Jokowi, program unggulan juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepentingan masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin yang jumlahnya diperkirakan mencapai 3,70 persen dari total penduduk DKI Jakarta. Beberapa program unggulan yang dijalankan yakni seperti, Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), pembangunan rusun, serta perbaikan sarana transportasi.

Kendati demikian, kata Jokowi, program unggulan yang dapat dilaksanakan, bukan berarti semua masalah Jakarta dapat selesai dalam waktu singkat. Karena dalam pelaksanaannya, terdapat kompleksitas, dinamika, dan masalah baru. Pihak legislatif pun diminta untuk memberikan dukungan serta bersama-sama membangun Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan menambahkan, melalui forum paripurna ini dapat mengingkatkan sinergisitas antara Pemprov DKI dengan DPRD DKI Jakarta. Sinergisitas yang dimaksud untuk mencapai tujuan bersama, yakni kemakmuran warga Jakarta.

Selain itu, Ferrial juga menyinggung terkait peningkatan jumlah APBD 2013 yang mencapai Rp 49,9 triliun. Terlebih, di tahun 2012, APBD DKI hanya mencapai Rp 36,02 triliun. Dengan adanya peningkatan anggaran itu, Ferrial berharap, Pemprov DKI selalu menggali lebih banyak sumber-sumber pendapatan dari sektor yang tidak membebani rakyat. "Peningkatan anggaran setiap tahun ini di satu pihak merupakan dukungan mutlak yang diperlukan untuk membangun Jakarta Baru Jakarta Kita," tandas Ferrial yang juga politisi Partai Demokrat.

Turut hadir pula dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua MPR RI, Melani Leimena Suharli dan Staf Ahli Mendagri Bidang Hukum, Politik, dan Hubungan Antarlembaga, Reydonnyzar Moenek, para pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI, serta para pimpinan partai politik (parpol) di DKI Jakarta.
 

Reporter: erna  | Editor: erik | Dibaca: 100 kali