Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Ketika Menag Ditanya Kerukunan Oleh Repoter Cilik

Oleh Admin 28-11-2015 00:59:47

Jakarta (Pinmas) —-  Ada yang berbeda di Kementerian Agama pada Jumat (27/11) sore tadi. Pasalnya, ada tamu khusus yang berkunjung ke ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Mereka bukan pejabat negara yang biasa berkunjung ke Kementerian Agama, atau wartawan professional yang ingin update informasi dari Menteri Agama.

Tamu khusus itu adalah  rombongan Reporter Cilik Media Indonesia. Berjumlah 11 orang, lengkap dengan buku catatan dan alat tulis serta rompi biru dengan tulisan Reporter Cilik, mereka menemui Menag untuk melakukan wawancara. Saat itu, Menag  didampingi oleh Kepala Pusat Informasi dan Humas Rudi Subiyantoro.

Sesaat menunggu di ruang tamu,  mereka lekas berdiri sambil beruluk salam begitu melihat Menteri Lukman masuk ruangan. Tanpa komando, mereka lalu memperkenalkan diri, menyebut nama, sekolah asal, dan tujuan kedatangannya. Bak wartawan profesional, sesekali mereka mengeluarkan smartphone untuk mengabadikan setiap moment pertemuan.

Menteri Lukman  tampak dibuat senang dan takjub melihat mereka.  Terlebih ketika sessi wawancara dimulai dan ada perwakilan dari mereka yang bertanya; bagaimana Kementerian Agama menjaga kerukunan umat beragama dan bagaimana Kementerian Agama menjamin semua agama bisa diurus dengan baik?

“Pertama, pemerintah harus menjamin hak setiap warga negara untuk memeluk agama dan kepercayaanya yang dianut,” terang Menag mengawali jawabannya. Kesan heran dan takjub masih nampak diwajahnya  seakan tidak percaya dengan kualitas pertanyaan yang diajukan sang Reporte Cilik.

“Kedua, Pemerintah harus menjamin setiap warga negara dapat menjalankan ibadah  menurut  agama dan kepercayaannya masing-masing,” tambahnya.

Karenanya, lanjut Menag,  pemerintah tidak boleh mempersulit seseorang dalam menjalankan ajaran agamanya. Menjadi tugas pemerintah untuk memberi jaminan serta rasa aman.

Lebih jauh, Menag menjelaskan bahwa   Kementerian Agama bekerjasama dengan para tokoh agama, seperti ulama, pendeta, pastur, dan para biksu dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Kerjasama juga dilakukan Kementerian Agama dengan organisasi-organisasi keagamaan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, PGI, KWI, Walubi, PHDI, dan lainnya. “Kita sepakat untuk bersama-sama mengkampanyekan sikap toleransi, dengan menghormati dan menghargai perbedaan agama,” terang Menag.

Oleh karena itu, lanjut Menag, penting di setiap sekolah untuk mengajarkan pendidikan agama. Tidak kalah penting juga mengajarkan sikap saling menghormati antara satu dengan lainnya dalam menjalankan ajaran agamanya.

Pertanyaan demi pertanyaan diajukan Reporter Cilik. Menag mengaku  heran dan bangga dengan kemampuan mereka. Menurutnya,  untuk anak di usia mereka, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan cukup menarik. “Pertanyaan banyak di luar dugaan. Bahkan jurnalis profesionalpun belum tentu seperti itu,” canda Menag disambut tawa mereka. (rd/mkd/mkd)