Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Presiden: Indonesia di Jalan Perubahan

Oleh Admin 10-11-2015 10:17:02

Surabaya (Pinmas) —- Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan di Tugu Pahlawan, Surabaya. Upacara kali ini menjadi catatan tersendiri, karena kali pertama Peringatan Hari Pahlawan tingkat Kenegaraan dipimpin langsung oleh Presiden di Surabaya.

Mengawali sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bangsa Indonesia sekarang ini sedang berada pada awal jalan perubahan, dengan penguatan pembangunan di berbagai bidang dengan tujuan memberikan kemakmuran kepada rakyat. 

“Saat ini, Indonesia sedang berada di awal jalan perubahan. Perubahan ke arah penguatan fondasi pembangunan nasional agar pembangunan yang kita jalankan membawa kemakmuran rakyat,” kata Presiden Jokowi dalam pidatonya pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2015 Surabaya, Selasa (10/11). 

Perubahan yang dimaksud Presiden adalah perubahan ke arah Indonesia sentris, bukan sekadar Jawa sentris; perubahan ke arah kebebasan berpendapat yang konstruktif dan merajut persatuan nasional, bukan menghasut konflik horizontal dan menciptakan histeria publik. “Perubahan ke arah penghargaan pada hak azasi manusia, perangi korupsi, dan pemberantasan kemiskinan,” kata Presiden Jokowi.

“Itulah tantangan-tantangan sejarah yang harus kita hadapi,” tambahnya.

Presiden juga sangat percaya bahwa nilai-nilai kepahlawanan seperti perjuangan, pengabdian, dan pengorbanan tanpa pamrih untuk bangsa, adalah napas hidup bangsa Indonesia. Sebagai napas hidup, nilai-nilai ini terus dihembuskan dan  dimplementasikan oleh setiap elemen masyarakat dalam bidang pengabdian masing-masing, baik sebagai  guru,  supir, nelayan, penegak hukum, petani, buruh, bahkan mahasiswa, dan lain-lainnya.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Tugu Pahlawan ini dihadiri hampir 3000-an  peserta upacara yang terdiri dari pejabat pemerintahan di Surabaya dan pelajar se Surabaya. Tampak ikut hadir, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Pandjaitan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Jawa Timur Sukarwo.

Usai upacara, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberikan tali asih berupa bingkisan kepada 102 orang pejuangn perintis kemerdekaan dan 100 orang veteran yang didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo. 

Menag Lukman Hakim Saifuddin yang membacakan doa upacara berharap para pemimpin Negara memperoleh kekuatan sehingga dapat mewujudkan bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera. Menag berharap jasa dan perjuangan para pahlawan dan syuhada bangsa dapat menjadi ibrah bagi generasi penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan demi kokohnya persatuan dan kesatuan. (Arief/mkd/mkd)