Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Ini Juara Kompetisi Guru, Kepala dan Pengawas Madrasah Berprestasi (1)

Oleh Admin 19-10-2015 15:45:06

Bogor (Pinmas) – Ajang Kompetisi untuk guru, kepala dan pengawas madrasah berprestasi tingkat nasional yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan Madrasah sebagai bentuk penghargaaan bagi guru, kepala dan pengawas madrasah akhirnya berhasil memilih peserta terbaik dengan kriteria yang ditentukan. 

Penentuan peserta peraih peringkat I, II, III dan harapan I dan II pada kategori guru, kepala dan pengawas madrasah berprestasi dilakukan pada malam grand final kompetisi yang diselenggarakan di kota Bogor, Sabtu (17/10). Setiap pemenang pada setiap kategori memperoleh tropi dan uang pembinaan Rp10.000.000,00 bagi peraih peringkat I, Rp7.500.000,00 peringkat II, Rp5.000.000,00 peringkat III, dan Rp2.500.000,00 bagi pemenang harapan I dan II. 

Berikut nama-nama juara kompetisi ini; Kategori Guru Raudhatul Athfal (RA), Siti Khasiroh, S.Pd.I. RA Aisyiyah Bajong, Purbalingga – Jawa Tengah (Juara I). Dewi Mora Rizkiana, S.T.P. RA Rabiatul Mu’mini, Kab. Malang – Jawa Timur(Juara II). Nadira, S.Pd.I. RA Khadjah II Muslimat NU, Tabanan- Bali (Juara III). Sugiyatmi, S.Pd.I.,M.Si. RA Masyitoh Karang Anom, Bantul – DIY (Harapan I) dan Nurcaya, S.Pd.I. RA Al-Ikhlas, Barru-Sulawesi Selatan. 

Kategori Guru Madrasah Ibtidaiyyah. Siti Maryati, S.Pd., M.Si. MI An Nasriyah, Rembang-Jateng (Juara I). Paizalludin, S.Ag., M.Pd.I. MIN Teladan, Palembang, Sumsel (Juara II). Catur suliana Fatma Dewi S.Ag., M.M.Pd. MIN  Banyubiru, Jembrana-Bali (Juara III). Etik Fadhila Ihsanti, M.Si., MI Ma’arif Sangon, Kulonprogo-DIY (Harapan I), dan Rismawati, S.Pd.I., M.Pd. MIS To’kalulu, Tator-Sulsel.

Kategori Guru Madrasah Tsanawiyah. Etyk Nurhayati, S.Pd.I., M.Pd, MTsN Sleman Kota, Sleman-DIY (Juara I). Zahroh, M.Pd.I. MTsS Simbang Kulon, Pekalongan-Jateng (Juara II). Kristini, S.Pd. MTsN Sampit, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah (Juara III). Sariyanto, S.Pd., M.Si., MtsN Sintang, Kalimantan Barat (Harapan I). Darmadi, S.Ag., M.M.Pd.,M.Si. MTs Terpadu Darul, Lampung (Harapan II).

Kategori Guru Madrasah Aliyah. Musta’in M.Pd., M.Ed. MAN Model Gorontalo (Juara I). Megawati, S.Ag., MAN 2 Banjar, Kalimantan Selatan (Juara II). Wifqi Rahmi, S.Pd., M.Pd, MAN Mendoyo, Jembarana-Bali (Juara III). Hastuti Praptiningsih, S.Pd., MAN I Yogyakarta (Harapan I). Saumi Setyaningrum, S.Pd., M.Pd, MAN I Pontianak, Kalimantan Barat (Harapan II).

Mekanisme penilaian dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, penilaian portofolio dan karya tulis ilmiah peserta. Kedua,  5 orang dari setiap kategori yang memperoleh nilai tertinggi selanjutnya akan diverifikasi oleh tim verifikasi Direktorat Madrasah. Verifikasi bertujuan untuk mendapatkan data faktual bahwa yang bersangkutan adalah orang yang sebenarnya, baik diri maupun prestasi yang diraihnya. Ketiga, babak final. Pada tahap ini nominator melakukan presentasi dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh dewan juru. Setiap peserta dinilai oleh 3 orang dewan juri. 

Dari tiga kategori tersebut, dewan juri menentukan lima peserta terbaik yang dinilai memiliki kompetensi, kinerja, dan prestasi tinggi, khususnya dalam bidang pengembangan potensi peserta didik/masyarakat, pengembangan satuan pendidikan dan pengembangan profesionalisme yang relevan dengan tugas mereka sebagai guru, kepala, atau pengawas satuan pendidikan pada RA/ Madrasah. 

Dalam keterangannya, Kasubdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Pendidikan Madrasah Kidup Supriyadi mengatakan kompetisi ini bertujuan. Pertama, mendorong dan meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru, kepala, dan pengawas RA/Madrasah dalam melaksanakan tugasnya; Kedua, memberikan apresiasi dalam penghargaan kepada guru, kepala, dan pengawas RA/Madrasah yang memiliki kompetensi, dedikasi dan prestasi dalam menjalankan tugasnya; Ketiga, meningkatkan mutu pembelajaran dan oendidikan pada RA/madrasah. 

“Kami berharap peserta terbaik yang juga merupakan terbaik di masing-masing daerahnya dapat menjadi rolemodel dan melakukan pembinaan bagi kepala, guru dan pengawas lainnya serta dapat menularkan nilai positif, profesionalitas dan kinerja bagi yang lainnya,” ujar Kidup. (dm/dm).