Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Presiden, Dalam Keragaman Melekat Nilai-Nilai Saling Menghargai

Oleh Admin 14-10-2015 05:55:33

Ambon (Pinmas) –  Presiden Joko Widodo  meyakini, dengan keragaman suku, agama dan budaya, sebenarnya melekat nilai-nilai untuk saling menghargai. Dalam keragaman itu ada kesatuan. “Dalam keragaman itu melekat nilai-nilai ‘basudara’. Itulah makna dari Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Presiden Jokowi saat membuka acara Pesta Paduan Suara Gereja (Pesparawi) Tingkat Nasional XI di kota Ambon Provinsi Maluku, Selasa (6/10).

“Saya senang dengan Pesparawi ini. Apalagi mendapat kabar, kalau umat Islam juga menyediakan tempat penginapan untuk peserta dari 34 provinsi tersebut,” ujar Presiden. 

“Itulah contoh langsung, contoh hidup, dari tema Pesparawi ke-XI kali ini,” lanjut Presiden.

Sebagai tuan rumah, Presiden Jokowi berharap Ambon bisa menjadi tuan rumah yang baik. “Tunjukkan bahwa Ambon adalah paduan suara yang hidup dalam harmoni,” kata Presiden.

Presiden Jokowi juga meminta, dengan Pesparawi ini, Ambon menunjukkan kalau Bhinneka Tunggal Ika, yang memiliki arti walau berbeda-beda tetap satu jua, adalah nafas dalam kehidupan bersama. 

“Tunjukkan bahwa Ambon ‘manise’,” lanjut Presiden disambut tepuk tangan riuh.

Pesparawi diikuti dari 34 provinsi, dengan total peserta hingga penggembira mencapai 7.020 orang. Ada 12 perlombaan di Pesparawi ini. Yakni paduan suara dewasa campuran, paduan suara pria, paduan suara wanita, paduan suara remaja pemuda campuran. Lalu, paduan suara anak, vocal group, musik pop gerejawi, solo remaja putra, solo remaja putri, solo anak 7-9 tahun, solo anak 10-13 tahun, dan musik etnik.

Selain Menag, hadir dalam acara pembukaan tersebut sejumlah menteri Kabinet Kerja di antaranya Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan, gubernur dan wakil Gubernur Maluku, Kakanwil Kemenag seluruh provinsi.  (rief/dm/dm).