Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

MAN IC Batam Siap Beroperasi Tahun Pelajaran 2016

Oleh Admin 23-09-2015 14:29:03

Batam (Pinmas) —- Direktur Pendidikan Madrasah, Ditjen Pendidikan Islam, M. Nur Kholis Setiawan merasa yakin bahwa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Kota Batam akan mulai beroperasi pada Tahun Pelajaran 2016 karena dukungan dan komitmen Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kota Batam begitu tinggi. 

Pernyataan itu disampaikan oleh M. Nur Kholis Setiawan saat berkunjung ke lokasi pembangunan MAN IC Kota Batam (20/09) bersama Deputi Kelembagaan Menpan dan Reformasi Birokrasi, Adi Kresna. Kunjungan dimaksudkan untuk melihat kesiapan MAN IC Kota Batam menerima Peserta Didik Baru (PDB) pada tahun 2016. 

MAN IC di Kota Batam adalah salah satu di antara 20 MAN IC yang sedang di bangun. 6 diantaranya telah beropersi pada tahun Pelajaran 2015/2016 yaitu di MAN IC Aceh Timur Aceh, OKI Sumatera Selatan, Siak Riau, Bangka Tengah Kepulauan Bangka Belitung, Paser Kalimantan Timur dan Kota Pekalongan Jawa Tengah.  

Direktur Pendidikan Madrasah, M. Nur Kholis Setiawan menegaskan bahwa pendirian MAN IC sebagai ikhtiar Kementerian Agama dalam memberikan akses dan meningkatkan mutu anak-anak madrasah agar mampu bersaing dengan anak bangsa lainnya. Ini tidak saja menjadi amanat undang-undang agar negara menyediakan pendidikan yang bermutu, namun juga tuntutan masyarakat dan dunia global.

Terkait dengan persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2016, M. Nur Kholis Setiawan berharap agar jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi dan Kota Batam dapat melakukan sosialisasi yang massif tentang MAN IC Batam. “Kehadiran MAN IC Kota Batam harus diinformasikan denga baik kepada khlayak khususnya siswa dan siswi MTs dan SMP calon siswa/i MAN IC”, harap Nur Kholis.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Walikota Batam Ahmad Dahlan, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kepri, Abu Sufyan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkifli Ak, Mantan Kakanwil Kepulauan Riau Rozali, unsur Pemerintah Daerah Kepulauan Riau dan sejumlah pejabat lainnya.

Sudah menjadi tugas negara agar masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas. “Mestinya madrasah sekualitas MAN IC Serpong harus ada Papua, Batam, Aceh,” tegas M. Nur Kholis. Oleh karenanya M. Nur Kholis bertekad untuk menjaga kualitas MAN IC dengan kontrol mutu yang kuat supaya sama kualitasnya dengan MAN IC di Serpong, Gorontalo dan Jambi. 

Selain persiapan fisik berupa ruang kelas, asrama, rumah guru dan infra struktur seperti akses jalan, listrik dan air, persiapan yang tak kalah penting menurut M. Nur Kholis adalah melakukan bimbingan belajar terhadap calon siswa/i. Belajar dari keberhasilan Siak, kenapa ada 60 orang yang lulus dari Riau? Karena dua bulan sebelum tes seleksi diselenggarakan bimbingan belajar. 

Kami berkunjung ke sini dengan Deputi Kelembagaan Menpan dan RB, salah satunya utuk mengkomunikasika penegerian MAN IC. Dari 100 madrasah yang di usulkan menjadi madrasah negeri pada tahun 2016 salah satunya adalah MAN IC di beberapa lokasi yang siap beroperasi pada tahun 2016. 

Berkaitan dengan kesiapan fisik, Walikota Batam, Ahmad Dahlan berkomitmen untuk membangun masjid, akses jalan masuk ke madrasah, pengadaan listrik dan air bersih. “Tolong ingatkan saya untuk merealisasikan infra struktur yang menjadi tanggung jawab Pemkot Batam”, tegas Ahmad Dahlan.

Sementara itu menurut Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Zulkifli Ak, Pemda Kepulauan Riau juga telah berkomitmen membangun pagar keliling pada tahun anggaran 2015 dan akan dilanjutkan pada tahun 2016. Selain itu juga akan memberikan beasiswa peserta didik sebanyak 96 orang. 

Dari kalangan penguasaha PT. Palm Primer yang merupakan anak perusahaaan PT. Sinar Mas yang mengelola Padang Golf yang berdekatan dengan lokasi MAN IC Batam akan menyumbang Lapangan Bola beserta penghijauannya. 

Menutup pembicaraan, tidak lupa M. Nur Kholis Setiawan berpesan agar Kabid Pendidikan Madrasah dan Kepala Kantor Kemenag Kota Batam untuk merekrut Pembina Asrama. “Carilah kader yang menguasai keagamaan mumpuni sebagai Pembina Asrama, karena dia akan berperan semacam Kyai-nya MAN IC”, tegas Nur Kholis. 

Model asrama menjadi pembeda antara MAN IC dengan madrasah lainnya. Yang menjadi titik tekan MAN IC adalah menghasilkan lulusan yamng tidak saja menguasai pengembangan akademik, sains dan teknolopgi, namun juga semangat dan nilai-nilai religiusitas yang dibutuhkan masyarakat. 

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Kota Batam, Zulkifli Ak berkeyakinan bahwa MAN Insan Cendekia Kota Batam insya Alloh siap beroperasi pada tahun 2016. Alasannya adalah pembangunan asrama  dan pembanguna ruang kelas pembelajaran sudah bisa diselesaikan akhir tahun 2015. 

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kepri, Abu Sufyan juga sependapat akan keyakinan itu. Abu Sufyan menambahkan Kementerian Agama bersama-sama dengan Pemda Kepri telah menyusun rencana induk pengembangan MAN IC Kota Batam. Dalam salah satu kurikulumnya didesain untuk diberikan pelajaran Bahasa Mandarin sebagai penguatan bahasa untuk para siswa/i.(rb/mkd/mkd)