Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

enag, Momentum Isra Mi�raj Sebagai Transformasi Spiritual

Oleh Admin 16-05-2015 12:53:43

Jakarta (Pinmas) —- Selain sebagai bagian revolusi mental karakter bangsa, momentum Isra Miraj juga menjadi transformasi spiritual yang mengajarkan kita semua untuk senantiasa taat, tunduk, patuh kepada apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh Allah SWT dan juga dimaknai sebagai wahana peradaban ilmu pengetahuan yang tidak hanya diperkenalkan dengan ilmu pengetahuan yang bersumber dari hasil observasi melainkan juga tetang ilmu yang bersumber dar Al Qur’an yang disebut sebagai ayat-ayat qauliyah.

“Esensi Isra Miraj, mendorong umat muslim di tanah air untuk terus membangun dan mengembangkan peradaban Islam, peradaban yang mengedepankan ilmu pengetahuan, perdamaian, keadilan, toleransi yang semuanya itu bertumpu pada konsep rahmatan lil alamin atau Islam yang membawa rahmat bagi alam semesta alam,” terang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin  saat menyampaikan sambutan Isra Mi’raj di Istana Merdeka-Jakarta (15/3) malam.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, MA dalam ceramah Isra Mi’raj-nya  yang mengusung tema “Spirit Isra Miraj Bagi Pembangunan Masyarakat Berkeadaban” mengajak umat Islam untuk menguasai ilmu dan teknologi sebagaii etos utama bangsa kita agar mampu mengelola sumber daya alam kita tanpa bantuan/ketergantungan orang lain  

Dikatakan Syamsul Anwar yang juga Guru Besar UIN Yogyakarta, mengutip sejumlah pendapat bahwa Isra Miraj hanyalah peristiwa rohani, yang menggambarkan kekuatan Rosulullah Nabi Muhammad SAW yang dapat melalui dimensi alam materi serta dimensi ruang dan waktu.

“Perkembangan mutahir ilmu pengetahuan memberi jembatan bagi kita untuk memahami peristiwa tersebut secara rasional, oleh karena itu peristiwa Isra Miraj menjadi dorongan bagi kita semua untuk lebih meningkatkan pengembangan ilmu pengetahuan baik tentang alam makro maupun alam mikro bagi kepentingan pembangunan hidup manusia di atas bumi,” ujar Syamsul Anwar . (rd/dm/dm).