Oleh karena itu marilah kita juga mengadakan perubahan pradigma dan “mindset” serta meningkatkan kemampuan diri kita agar lebih professional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk didalamnya meningkatkan kapasitas dalam penyusunan laporan, sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundangan yang berlaku. Sehingga hal tersebut dfapat memperbaiki dan meningkatkan capaian pada tahap berikutnya. Demikian Sekretaris Ditjen Kesatuan Bangsa dan Politk Kemendagri Indro Baskoro, menekankan pada Rapat Kerja Teknis Pengendalian Pengukuran Capaian Kinerja Kegiatan Dekonsentrasi Fasilitas FKDM, baru-baru ini. Sekedar mengingatkan kembali bahwa pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi tahun 2013 ini bertujuan untuk memfasilitasi pembentukan, pemberdayaan dan peningkatan peran serta fungsi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk guna menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat dalam rangka mewujudkan ketentraman, ketertiban umum dan stabilitas keamanan dalam negeri, kata Indro Baskoro. Adapun sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi fasilitas FKDM yaitu : (1) Terbentuknya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia (bagi yang belum membentuk); (2) Meningkatkan peran dan fungsi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM); (3) Meningkatkan koordinasi antara FKDM dengan Pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Berdasarkan hal-hal strategis di atas kata Sesditjen Kesbangpol dalam rangka mendukung capaian kinerja pelaksanaan kegiatan fasilitas FKDM melalui dana dekonsentrasi, kita memandang pertemuan ini sebagai suatu hal yang amat penting mengingat pemahaman dan persepsi pegawai/pejabat yang membidangi pengelolaan dekonsentrasi masih perlu dioptimalkan, utamanya dalam hal penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan secara berkala baik triwulan, semesteran maupun tahunan.

Dalam rangka mendukung hal tersebut, pada pertemuan strategis ini hadir beberapa narasumber yang sangat kompeten dibidangnya, yang akan memberikan pemahaman bagi kita semua dalam meningkatkan kapasitas dalam bidang penyusunan laporan baik berdasarkan aplikasi dalam bidang penyusunan laporan baik berdasarkan aplikasi pada PP No. 39 Tahun 2006, PMK No. 249 Tahun 2011 dan PMK No. 59 Tahun 2005, kata Indro Baskoro. Menindaklanjuti pembahasan dan evaluasi yang kita laksanakan, maka kita perlu perhatikan beberapa hal dalam rangka mempercepat dan menuntaskan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran pada masing-masing unit. Kontribusi rendahnya daya serap komponen Ditjen Kesbangpol pada kegiatan pelaksanaan dekonsentrasi mengakibatkan rendahnya daya serap Kementerian Dalam Negeri secara umum. Oleh karena itu, untuk menghindari hal tersebut maka perlu kita semua melaksanakan langkah-langkah sebagai berikut : (1) Mempercepat proses penyediaan uang muka (UP) dan tambahan uang persediaan (TUP) melalui langkah-langkah sebagai berikut : (a) Tingkatkan koordinasi dan kerjasama antara kuasa pengguna anggaran dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ); (b) Mempercepat Laporan Pertanggungjawaban setiap pelaksanaan kegiatan; (c) Optimalkan pemanfaatan Uang Persediaan (UP) karena proses revolvingnya lebih mudah yaitu tidak tergantung antara kegiatan untuk mengajukan UP berikutnya; (2) Lakukan evaluasi, pemantauan dan pengendalian setiap bulan; (3) Untuk kegiatan yang mengalami revisi agar dicermati perubahannya sehingga tidak menimbulkan masalah atau tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku; (4) Pejabat pengelola dana dekonsentrasi harus tertib mengawal dan mengontrol pelaksanaan kegiatan sesuai target dan rencana penarikan yang sudah ditetapkan di awal tahun; (5) Mengelola anggaran sesuai asastertib administrasi, terdinasi dan konsultansparan cegah potenti KKN, hindari pemborosan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas pengelolaan seluruh program, kegiatan/anggaran; (6) Segara melakukan koordinasi dan konsultasi dalam rangka pemecahan solusi dari permasalahan yang timbul. Demikian Sesditjen Kesbangpl Kemendagri indro baskoro.

Sumber :Kesbangpol Kemendagri