Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Menag Buka Festival Bhagavad Gita II

Oleh Admin 21-02-2015 13:23:53


Denpasar (Pinmas) —- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin  membuka Festival Bhagavad Gita (FBG) II yang diselenggarakaan di Denpasar Bali.  Menag mengapresiasi  penyelenggaraan FBG ini dan berharap dapat mengkondisikan generasi muda Bali untuk lebih memahami kitab sucinya.

“Bhagavad Gita difestivalkan agar intisari dari ajaran kitab Su itu tetap bisa berada dalam diri kita,  agar anak muda kita tetap bisa mengenali esensi dari agama kita,” demikian disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Pembukaan Festival Bhagavad Gita II, Denpasar, Sabtu (21/02).

Hadir dalam kesempatan ini, Dirjen Bimas Hindu I Ketut Widya, Kepala Dinas Kenudayaan yang mewakili Gubernur Bali, perwakilan Konsulat Jenderal India, perwakilan Pangdam 9 Udayana, perwakilan Kapolda Bali, Kadin Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Pemprov Bali, Presiden World Hindu Parisada (WHP) Ida Pradita, Anggota DPD RI I Gde Pasek Suardika, Tokoh Agama dan Budaya Bali, serta ratusan peserta FBG II.

Menurut Menag, Festival Bhagavad Gita penting sebagai bagian dari tanggung jawab umat beragama, termasuk umat Hindu, untuk menjaga agar nilai-nilai kitab sucinya bisa tetap lestari, serta bisa menginspirasi dan memotivasi umat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Agama oleh bangsa ini adalah sesuatu yang begitu luar biasa, menduduki posisi yang amat sangat strategis. Agama tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan keseharian kita, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat ini,” jelas Menag.

Dalam laporannya, panitia menyampaikan bahwa Festival Bhagavad Gita II merupakan satu kesatuan dari Festival Bhagavad Gita yang kami beri nama revolusi Festival Bhagavad Gita di Nusantara. FGD I telah dilaksanakan pada 2014. Termasuk juga dalam kegiatan ini adalah pemecahan rekor MURI dan rekor dunia dalam bentuk membaca Bhagavad Gita terbanyak yang diikuti hampir 9000 peserta, membaca seluruh isi Bhagavad Gita 700 seloka. 

Ditambahkan bahwa FBG II mengambil tema  “Vidvan Yuktah Samacaran” yang berarti Kaum cendekiawan, orang-orang bijak harus bekerjakeras untuk kesejahteraan masyarakat. Tema ini diambil dengan tujuan menggugah anak-anak muda generasi muda untuk menumbuhkan kaum cendekiawan Hindu di Nusantara. FBG II diikuti lebih tidak kurang dari 450 peserta dari Bali dan berbagai daerah di nusantara. 

Perluas FBG

Penerjemah Bhagavad Gita Praburaja Dharmayasa juga menyampaikan bahwa antusiasme umat Hindu untuk memgikuti FBG ini sangat besar. Menurutnya, FBG I hanya mengundang 400 orang namun yang hadir lebih dari seribu. Sehubungan itu, Dhramayasa berharap penyelenggaraan ini dapat dilakukan secara lebih luas. 

Dharmayasa juga mengapresiasi kehadiran Menag. Menurutnya, kehadiran Menag telah memberi kesan tersendiri. “Kalau Bapak Menteri memberi perhatian seperti ini, tentu ini menjadi sesuatu yang sangat penting,” ujarnya.

Atas harapan ini, Menag meminta kepada Dirjen Bimas Hindu untuk memberikan perhatian pada penyelenggaraan kegiatan ini sehingga bisa diperluas dan bisa menyertakan semua kalangan. Menag berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi bagian dari upaya Pemerintah dalam melestarikan dan mengimplementasikan nilai-nilai yang bersumber dari Kitab Suci agar tetap bisa terjaga dan terpelihara. (mkd/mkd)